Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8


Controller? Maksud Controller disini bukan Controller di MVC (Model View Controller), melainkan sebutan untuk Data Access Objek. Jika anda belum tau apa itu Data Access Object, anda bisa melihat tutorialnya dulu disini :

Jika dalam project kita terdapat 50 kelas Entitas, itu artinya kita harus membuat 50 buat DAO atau disini kita sebut saja Controller :D. Dan untuk membuat 50 Controller itu bukan kerjaan yang sedikit :( , ini bisa membuat waktu kita tidak efektif. Lantas bagaimana caranya agar kita dapat membuat Controller secara otomatis?

Nah! Artikel ini dibuat untuk menjawab pertanyaan tersebut :D

Project yang Digunakan

Untuk membuat Controller, yang wajid ada adalah Entity Class JPA, jadi jika dalam project kita sudah terdapat Entity Class untuk JPA, itu artinya kita dapat membuat Controller otomatis menggunakan NetBeans.

Membuat Controller

Untuk membuat controller otomatis, caranya sangat mudah. Tahap pertama adalah membuat file seperti biasa, caranya lewat menu File -> New File. Setelah itu pada bagian Categories, pilih bagian Persistence dan pada bagian File Types, pilih JPA Controller Classes from Entity Classes :

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Setelah itu klik tombol Next. Setelah itu pilih kelas Entity yang akan dibuatkan Controller nya. NetBeans akan secara otomatis mendeteksi kelas-kelas yang termasuk Entity Class, misal saya buat Controller untuk semua entity class :

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Setelah itu klik tombol Next. Lalu setelah itu pilih lokasi package tempat akan dibuatnya kelas-kelas Controller :

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Setelah itu klik tombol Finish. Dan selesai :D sekarang kita sudah memiliki kelas-kelas Controller untuk semua kelas yang tadi kita pilih untuk dibuatkan Controllernya :

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

“Taman kalbu berair dan segar, dengan bunga melati, mawar dan pohon cemara. Kata-kataku membawa aroma mereka. Ikuti aroma itu ke Taman Firdaus”, Jallaludin Rumi.

Mempercepat Proses Load Data di Java Menggunakan Cache


Motivasi

sebelum saya bahas tentang mempercepat proses load data di java menggunakan cache, saya akan bahas dahulu tentang apa saja manfaat yang akan didapat setelah mambaca artike ini. secara sederhana anda akan mengetahui :

  • cara mempercepat proses load menggunakan cache.
  • bagaimana cara kerja cache sehingga dapat mempercepat proses laod data.
  • cara menerapkan cache pada sistem anda.
  • framework yang dapat digunakan sebagai cache.

sekarang jika anda sekiranya tidak tertarik dengan manfaat artikel ini, anda bisa tidak melanjutkan membacanya, namun jika tertarik anda dapat meneruskan untuk membaca artikel ini. Baca lebih lanjut

Pengenalan Data Access Object {5} Kesalahan Membuat DAO


jika anda membaca artikel ini berarti anda telah membaca artikel-artikel sebelumnya, dari :

pada artikel ini saya akan membahas tentang kesalahan dalam membuat dao, biasanya ini sering terjadi jika seseorang baru belajar dao. maka dari itu penting sekali diperhatikan jika anda baru belajar dao

jika diperhatikan tidak ada yang salah dengan contoh-contoh dao yang pada artikel sebelumnya? yup memang tidak ada yang salah. namun dalam keadaan tertentu akan menjadi sangat fatal jika dao tersebut di gunakan. maksudnya?

Baca lebih lanjut

Pengenalan Data Access Object {3} Implementasi dalam JPA


pada artikel sebelumnya saya telah membahas tentang pengenalan dao dan juga contoh implementasi dao dalam jdbc. sekarang pada artikel ini saya akan bahas tentang implementasi konsep dao pada java persistence api.

jika anda belum mengerti tentang jpa, ada baiknya anda cari info dulu tentang jpa atau belajar jpa terlebih dahulu. saya tidak akan membahas tentang jpa pada artikel ini, yang saya bahas hanya implementasi data access object dalam java peristence api, sehingga saya anggap anda mengerti jpa jika membaca artikel ini

pada artikel ini saya akan menggunakan kasus sebelumnya pada implementasi jdbc, yaitu membaut sistem informasi universitas, dimana contohnya hanya membuat dao untuk entitas fakultas. dan seperti pada artikel sebelumnya, untuk memulainya kita awali dengan membuat kelas entitas

Baca lebih lanjut

Pengenalan Data Access Object {1} Intro


Data Access Object atau lebih terkenal singkatannya yaitu DAO merupakan Design Pattern yang biasa digunakan oleh seorang Java Developer dalam membangun sebuah Sistem berbasis Database.

DAO merupakan sebuah konsep dimana digunakan untuk menangani kasus yang terjadi dalam Busnis Logic, atau lebih gampangnya proses yang berhubungan dengan Manipulasi Data dalam Database. DAO merupakan pola membangun sebuah bisnis logic secara terstruktur sesuai dengan Entitas yang terdapat pada Database.

Misal saja, saya memiliki sebuah perangkat lunak, dimana dalam perangkat lunak itu terdapat banyak entitas, misal saja entitas Administrator, Customer, Distributor dan lain-lain. Berdasarkan konsep DAO, semua entitas tersebut harus memiliki DAO masing-masing, dimana biasanya DAO tersebut menangani proses manipulasi entitas tersebut masing-masing

Misal untuk entitas Administrator, maka harus dibuat sebuah DAO dengan nama AdministratorDao. Untuk Customer dibuat sebuah DAO dengan nama CustomerDao, dan entitas-entitas yang lainnya.

Biasanya dalam DAO tersebut terdapat fungsi-fungsi untuk memanipulasi data seperti INSERT, UPDATE, DELETE, SELECT, tergantung kebutuhan setiap entitasnya. Sehingga tidak harus semua proses DML (Data Manipulation) harus dibuat, misal saja jika Administrator tak dapat di hapus, maka tak perlu ada proses DELETE di AdministratorDao.

* Pada bagian selanjutnya akan saya bahas tentang cara membuat DAO dalam Java menggunakan JDBC dan juga Hibernate, selain itu apa kekurangan DAO dan bagaimana cara menanggulanginya :D

bersambung……